Project Planning — Mengelola risiko & pengadaan barang/jasa proyek
Project Risk Management = seni dan ilmu mengidentifikasi, menganalisis, dan merespons risiko sepanjang hidup proyek demi mencapai tujuan proyek.
Potensi masalah yang bisa menghambat keberhasilan proyek. Contoh: keterlambatan, pembengkakan biaya.
Risiko yang menghasilkan hal baik. Contoh: selesai lebih cepat, biaya lebih murah dari perkiraan.
| Tipe | Penjelasan | Cara Ingat |
|---|---|---|
| Risk-Averse | Menghindari risiko. Kepuasan naik perlahan meski payoff besar. Lebih suka main aman. | "Averse = Avoid = Takut risiko" |
| Risk-Seeking | Toleransi tinggi. Makin besar taruhannya, makin puas. Suka tantangan. | "Seeking = Suka mencari risiko" |
| Risk-Neutral | Seimbang antara risiko dan payoff. | "Neutral = Di tengah-tengah" |
| No | Proses | Penjelasan Singkat |
|---|---|---|
| 1 | Planning Risk Management | Menentukan CARA pendekatan & perencanaan aktivitas risk management |
| 2 | Identifying Risks | Menentukan risiko APA yang mungkin mempengaruhi proyek & dokumentasikan |
| 3 | Performing Qualitative Risk Analysis | Memprioritaskan risiko berdasarkan probability & impact (High/Medium/Low) |
| 4 | Performing Quantitative Risk Analysis | Mengestimasi ANGKA dampak risiko terhadap tujuan proyek |
| 5 | Planning Risk Responses | Menentukan TINDAKAN untuk menangani risiko |
| 6 | Controlling Risk | Memantau risiko, menjalankan response plan, identifikasi risiko baru |
Output utama: Risk Management Plan — dokumen prosedur mengelola risiko sepanjang proyek.
Hierarki kategori risiko potensial. Mirip WBS tapi untuk mengidentifikasi dan mengkategorikan risiko.
Berisi daftar semua risiko yang teridentifikasi dan informasi terkait. Isi Risk Register:
| Kolom | Penjelasan |
|---|---|
| ID Number | Nomor identifikasi unik (misal R15, R21) |
| Rank | Peringkat prioritas risiko |
| Name | Nama risiko |
| Description | Deskripsi detail risiko |
| Category | Kategori (market, financial, technical, dll) |
| Root Cause | Akar penyebab risiko |
| Triggers | Indikator/gejala bahwa risiko akan terjadi |
| Potential Responses | Kemungkinan respons |
| Risk Owner | Penanggung jawab risiko |
| Probability & Impact | Kemungkinan terjadi & dampaknya |
| Status | Status terkini risiko |
Memprioritaskan risiko sebagai High, Medium, atau Low berdasarkan dua dimensi:
Matriks yang memetakan probabilitas di satu sisi dan dampak di sisi lain. Fokuskan perhatian pada risiko di area High-High terlebih dahulu.
Daftar risiko yang prioritasnya rendah tapi tetap diidentifikasi sebagai potensi risiko. Perlu dipantau berkala.
Estimasi NUMERIK dampak risiko. Sering dilakukan setelah qualitative analysis. Teknik utama:
| Strategi | Penjelasan | Contoh |
|---|---|---|
| Escalation | Risiko di luar scope/wewenang PM → serahkan ke manajer lebih tinggi | Masalah regulasi pemerintah → eskalasi ke CEO |
| Avoidance | Menghilangkan ancaman dengan menghapus penyebabnya | Fitur berisiko tinggi → hapus dari scope |
| Acceptance | Menerima konsekuensi jika risiko terjadi | "Kalau server down 1 jam, kita terima saja" |
| Transference | Memindahkan tanggung jawab ke pihak ketiga | Beli asuransi, outsource ke vendor |
| Mitigation | Mengurangi dampak/probabilitas risiko | Tambah testing, pelatihan tim, backup system |
| Strategi | Penjelasan |
|---|---|
| Escalation | Sama — eskalasi ke level lebih tinggi jika di luar scope |
| Exploitation | Pastikan peluang PASTI terjadi |
| Sharing | Bagi kepemilikan peluang ke pihak lain |
| Enhancement | Perbesar ukuran peluang dengan memaksimalkan driver-nya |
| Acceptance | Tidak mengambil tindakan khusus |
= Proses mendapatkan (acquiring/procuring) barang dan jasa untuk proyek dari LUAR organisasi.
Organisasi memutuskan apakah lebih menguntungkan membuat sendiri (Make) atau membeli dari supplier (Buy).
| Tipe Kontrak | Penjelasan | Risiko Buyer |
|---|---|---|
| Fixed-Price / Lump Sum | Harga total tetap untuk produk/jasa yang sudah jelas. Buyer risiko paling KECIL. Sub-tipe: FFP, FPIF, FP-EPA. | 🟢 Rendah |
| Cost-Reimbursable | Bayar biaya aktual (langsung + tidak langsung) + fee/profit. Buyer risiko BESAR. Sub-tipe: CPAF, CPFF, CPIF. | 🔴 Tinggi |
| Time & Material (T&M) | Hybrid. Bayar per jam + biaya material. Cocok kalau scope tidak jelas. | 🟡 Sedang |
| IDIQ | Indefinite Delivery Indefinite Quantity — jumlah & waktu tidak pasti tapi ada batas atas-bawah. | 🟡 Sedang |
| Dokumen | Nama Panjang | Fungsi |
|---|---|---|
| RFP | Request for Proposal | Minta PROPOSAL dari calon seller (ada banyak pendekatan berbeda yang mungkin) |
| RFQ | Request for Quote | Minta HARGA dari calon supplier (produk/jasa sudah jelas definisinya) |
| SOW | Procurement Statement of Work | Deskripsi detail barang/jasa yang dibeli. Disertakan bersama RFP. |
= Tipe Weighted Scoring Model untuk mengevaluasi seller secara objektif.
Best and Final Offer (BAFO) — Seller di shortlist diminta submit penawaran terbaik & final mereka.
Fokus pada mengelola perubahan terhadap tujuan proyek (scope, time, cost).
Fokus pada dampak proyek terhadap orang-orang dalam organisasi.
Contingency Reserve = Dana untuk risiko yang SUDAH DIIDENTIFIKASI. Bagian dari cost baseline.
Management Reserve = Dana untuk risiko yang BELUM DIKETAHUI. BUKAN bagian cost baseline, TAPI bagian dari total budget.
Mitigation = Mengurangi dampak/probabilitas. Risiko masih ADA tapi efeknya diperkecil. Contoh: tambah server backup.
Avoidance = Menghilangkan risiko TOTAL dengan menghapus penyebabnya. Contoh: hapus fitur berbahaya dari scope.
1. Mereka yang memiliki toleransi tinggi terhadap risiko dan kepuasannya meningkat ketika lebih banyak yang dipertaruhkan adalah...
2. Proses menentukan risiko mana yang mungkin mempengaruhi proyek dan mendokumentasikan karakteristiknya adalah...
3. Dua dimensi untuk mengevaluasi risiko adalah...
4. Dokumen untuk meminta penawaran HARGA dari calon pemasok adalah...
5. Teknik pemilihan seller/vendor menggunakan model skor berbobot adalah...
6. Mengurangi dampak risiko dengan mengurangi probabilitas terjadinya termasuk strategi...
7. Tipe kontrak dengan risiko PALING KECIL bagi buyer adalah...
8. 'Supplier outsourcing seringkali menggunakan skala ekonomi untuk melayani banyak klien.' Ini merujuk pada manfaat outsourcing...
9. Risiko BARU yang muncul sebagai AKIBAT dari implementasi respons risiko disebut...
10. Rencana cadangan yang diaktifkan JIKA contingency plan gagal (untuk risiko high-impact) adalah...
11. Change Management berbeda dengan Change Control karena Change Management fokus pada...
12. Kontrak hybrid antara fixed-price dan cost-reimbursable yang sering dipakai untuk jasa konsultasi adalah...
📚 Manajemen Proyek TI — Fasilkom UI | UAS Study Material