Materi 12: Executing Projects

Eksekusi proyek β€” Dari teori motivasi hingga conflict management

πŸ“‘ Daftar Isi

1. Pentingnya Eksekusi 2. Integration Management 3. Conflict Management 4. Managing Knowledge 5. Managing Quality 6. Resource Management 7. Teori Motivasi 8. Team Development 9. Communications & Stakeholder 10. Leadership Styles 11. Agile Executing 12. Ringkasan & Cara Menghafal 13. Latihan Soal

πŸš€ 1. Pentingnya Eksekusi Proyek

Rencana bagus itu penting, tapi eksekusi yang baik jauh lebih penting. CEO gagal bukan karena rencana buruk, tapi karena gagal mengeksekusi.

πŸ“¦ 2. Integration Management saat Eksekusi

Hal-hal penting saat directing & managing project work:

Output Utama Eksekusi:

OutputPenjelasan
DeliverablesProduk/jasa yang dihasilkan proyek β€” OUTPUT PALING PENTING menurut sponsor
Work Performance DataKPI, technical measures, actuals (tanggal, durasi, biaya). PM juga pakai MBWA (Management By Wandering Around) β€” informal observation
Issue LogDokumen yang melacak masalah/disputes yang harus diselesaikan. Critical issue = hal yang menghalangi progress
Change RequestsPermintaan perubahan formal/informal dari PM, tim, supplier, stakeholder
Lessons Learned RegisterMencatat tantangan, masalah, dan pembelajaran sepanjang proyek
πŸ’‘ Milestone Report = cara umum merangkum work performance data. Milestone = titik penting dalam proyek.

βš”οΈ 3. Conflict Management

Konflik itu TIDAK selalu buruk! Bisa menghasilkan ide baru, alternatif lebih baik, dan motivasi. Tapi perlu dikelola.

Thomas-Kilmann Conflict Handling Modes

Dua dimensi: Assertiveness (memuaskan diri sendiri) & Cooperativeness (memuaskan orang lain)

ModeAssert.Coop.Penjelasan
CompetingTinggiRendahWin-lose, memaksakan pendapat sendiri
CollaboratingTinggiTinggiWin-win, cari solusi yang memuaskan semua pihak
CompromisingSedangSedangMasing-masing mengalah sedikit, "ketemu di tengah"
AvoidingRendahRendahMenghindar, menunda konflik
AccommodatingRendahTinggiMengalah, mengutamakan pihak lain
🧠 Groupthink = konformitas terhadap nilai kelompok tanpa berpikir kritis. Konflik yang sehat bisa mencegah ini.

πŸ“š 4. Managing Project Knowledge

πŸ“– Explicit Knowledge

Mudah dijelaskan dengan kata/gambar/angka. Mudah disimpan & didistribusikan. Contoh: textbook, dokumen, manual.

🧠 Tacit Knowledge

Sulit diungkapkan, sangat personal. Contoh: beliefs, insight, pengalaman bertahun-tahun. Dibagi lewat interaksi & percakapan.

Output utama: Lessons Learned Register β€” harus didokumentasikan SEPANJANG proyek, bukan hanya di akhir.

βœ… 5. Managing Quality

Quality Assurance (QA) = aktivitas memastikan standar kualitas terpenuhi. Pertanyaan kuncinya: "Are we doing what we said we would do?"

Tools Quality Improvement:

πŸ‘₯ 6. Resource Management

Resource Loading vs Resource Leveling

KonsepPenjelasan
Resource LoadingJumlah resource yang dibutuhkan jadwal pada periode tertentu. Ditampilkan dengan Resource Histogram (bar chart menunjukkan resource vs waktu).
OverallocationLebih banyak resource ditugaskan daripada yang tersedia
Resource LevelingMenyelesaikan konflik resource dengan menunda task. Tujuan: distribusi resource lebih merata. Menggunakan slack/float.
Resource SmoothingTime-constrained scheduling β€” selesai tepat waktu sambil menghindari puncak & lembah resource
πŸ’‘ Resource Leveling mengurangi masalah manajemen, meningkatkan morale, dan memungkinkan kebijakan just-in-time.

πŸ’ͺ 7. Teori-Teori Motivasi (WAJIB HAFAL!)

A. Maslow's Hierarchy of Needs

Kebutuhan manusia berlapis seperti piramida (dari bawah ke atas):

  1. Physiological β€” Udara, air, makanan (kebutuhan dasar)
  2. Safety β€” Keamanan fisik, lingkungan aman
  3. Social β€” Pertemanan, komunitas, rasa memiliki
  4. Esteem β€” Penghargaan, pengakuan, rasa hormat
  5. Self-Actualization β€” Pemenuhan diri, bekerja pada potensi maksimal
🧠 Setiap level adalah prerequisite untuk level di atasnya. Hafal: P-S-S-E-S "Pak Sudi Suka Esteh Segar"

B. Herzberg's Motivation-Hygiene Theory

Motivators (pemuas)Hygiene Factors (pencegah ketidakpuasan)
Achievement, Recognition, Work itself, Responsibility, Advancement, GrowthGaji, kondisi kerja, supervisi, kebijakan perusahaan
⚠️ Hygiene factor TIDAK memotivasi kalau ada, tapi MENYEBABKAN ketidakpuasan kalau tidak ada!

C. McClelland's Acquired-Needs Theory

NeedCiri-ciriTips Manajemen
Achievement (nAch)Suka tantangan, hindari risiko terlalu tinggi/rendah, suka feedback, lebih suka kerja sendiriBeri proyek menantang tapi achievable
Affiliation (nAff)Suka harmoni, butuh diterima kelompok, suka interaksi personalCiptakan lingkungan kooperatif
Power (nPow)Suka mengarahkan orang lain. Personal power = bossy. Institutional power = untuk tujuan organisasiBeri kesempatan memimpin

D. McGregor's Theory X dan Theory Y

Theory X (Pesimis)

Pekerja malas, perlu paksaan/ancaman/kontrol ketat. Pekerja mau diarahkan & menghindari tanggung jawab.

Theory Y (Optimis)

Kerja itu natural. Orang termotivasi oleh kepuasan internal. Manajer harus memotivasi berdasarkan ini.

E. Ouchi's Theory Z

Berdasarkan perbandingan manajemen Jepang & Amerika. Menekankan: job for life, fokus kesejahteraan karyawan, work-life balance, loyalitas.

F. Thamhain & Wilemon's Influence Bases

9 basis pengaruh PM. Proyek GAGAL jika PM terlalu bergantung pada authority, money, penalty. Proyek SUKSES jika PM menggunakan work challenge & expertise.

G. Covey's 7 Habits

  1. Be Proactive
  2. Begin with the End in Mind
  3. Put First Things First
  4. Think Win/Win
  5. Seek First to Understand, then to be Understood
  6. Synergize
  7. Sharpen the Saw

🀝 8. Team Development

Tuckman Model (5 Tahap)

TahapPenjelasan
FormingPerkenalan anggota tim
StormingKonflik muncul β€” perbedaan pendapat tentang cara kerja
NormingMenemukan metode kerja bersama
PerformingFokus pada pencapaian tujuan
AdjourningPembubaran tim setelah tujuan tercapai
🧠 Hafal: F-S-N-P-A = "Form-Storm-Norm-Perform-Adjourn"

MBTI (Myers-Briggs Type Indicator)

4 dimensi: E/I (Extrovert/Introvert), S/N (Sensing/Intuition), T/F (Thinking/Feeling), J/P (Judgment/Perception)

Fakta IT: 75% introvert, 55% intuitive, 80% thinking.

Social Styles Profile

StyleCiri
DriversProactive & task-oriented
ExpressivesProactive & people-oriented
AnalyticalsReactive & task-oriented
AmiablesReactive & people-oriented

Diagram RACI

RACI = Responsibility Assignment Matrix. R=Responsible, A=Accountable, C=Consulted, I=Informed.

πŸ“’ 9. Communications & Stakeholder saat Eksekusi

Fakta Komunikasi Face-to-Face:

Communication Channels = n(n-1)/2

Tipe Laporan:

πŸ‘‘ 10. Leadership Styles

StylePenjelasan Singkat
Laissez-faireHands-off, biarkan tim menentukan sendiri
TransactionalManagement by exception β€” reward & punishment
Servant LeaderFokus pada pertumbuhan & otonomi orang lain
TransformationalInspirasi & empowerment untuk perubahan
CharismaticMenginspirasi lewat antusiasme & kepercayaan diri
InteractionalKombinasi transactional + transformational + charismatic
πŸ’‘ Di Agile/Scrum, Scrum Master sebaiknya menggunakan pendekatan Servant Leader.

πŸƒ 11. Agile/Hybrid Executing

🧠 12. Ringkasan & Cara Menghafal

WAJIB INGAT:

  • Maslow: P-S-S-E-S (Physiologicalβ†’Safetyβ†’Socialβ†’Esteemβ†’Self-Actualization)
  • Herzberg: Motivator = hal positif, Hygiene = pencegah negatif
  • McClelland: Achievement, Affiliation, Power
  • Theory X = pesimis (pekerja malas), Theory Y = optimis (kerja itu natural)
  • Tuckman: Form-Storm-Norm-Perform-Adjourn
  • RACI = Responsibility Assignment Matrix
  • Fishbone = Cause-and-Effect = Ishikawa diagram
  • Resource Leveling = menunda task untuk seimbangkan resource
  • PM sukses pakai: Work Challenge & Expertise. PM gagal pakai: Authority, Money, Penalty

🎯 13. Latihan Soal: Executing Projects

1. Diagram RACI adalah tipe dari...

Jawaban: D. RACI = Responsibility Assignment Matrix.

2. Ketika tim menyelesaikan milestone penting dan manajer memberikan sertifikat penghargaan serta pujian publik, kebutuhan Maslow yang dituju adalah...

Jawaban: B. Penghargaan & pengakuan = Esteem needs.

3. Tools untuk mempelajari proses dan menganalisis akar permasalahan adalah...

Jawaban: A. Fishbone/Cause-and-effect/Ishikawa diagram untuk root cause analysis.

4. Anggota tim yang menikmati kerja kelompok, menjaga keharmonisan, dan sering mengundang diskusi santai memiliki kebutuhan McClelland...

Jawaban: D. Affiliation = desire harmonious relationships, need to feel accepted.

5. PM memfasilitasi diskusi di mana kedua pihak menemukan solusi yang memuaskan semua tanpa mengorbankan prioritas masing-masing. Strategi konflik ini adalah...

Jawaban: D. Collaborating = win-win, semua pihak puas.

6. Tujuan utama Resource Leveling adalah...

Jawaban: A. Resource leveling = create smoother distribution, resolve overallocation.

7. Pendekatan PM untuk mengumpulkan work performance data dengan cara informal mengobservasi dan bicara dengan tim disebut...

Jawaban: D. MBWA = informal observation and talk.

8. Penghargaan sertifikat dan pujian publik atas inisiatif solusi baru mengaktifkan faktor Herzberg...

Jawaban: D. Achievement & recognition = motivators (Herzberg).

9. Tahap Tuckman di mana anggota tim mulai berselisih pendapat tentang cara tim beroperasi adalah...

Jawaban: B. Storming = different opinions on how team should operate.

10. Di Agile, Scrum Master sebaiknya menggunakan gaya kepemimpinan...

Jawaban: C. Servant leader = focus on others' growth, learning, autonomy.

11. Pengetahuan yang sulit diungkapkan, sangat personal, dan dibagi lewat interaksi disebut...

Jawaban: B. Tacit = informal, personal, shared through conversations.

12. Resource Histogram adalah...

Jawaban: B. Resource histogram = column chart showing resources assigned over time.

πŸ“š Manajemen Proyek TI β€” Fasilkom UI | UAS Study Material